Skip to main content

Posts

Unpopular Opinion: Passion itu Overrated

"Ikuti passionmu!" "Biarkan passion mengarahkanmu" "Hidup tanpa passion adalah hidup tanpa arti" Sering mendengar ungkapan atau quote  seperti di atas? Ungkapan-ungkapan yang seakan-akan mendewakan passion. Seakan-akan passion adalah segalanya. Seolah-olah adalah jalan hidup yang salah kalau jalan hidup kita tidak mengikuti passion.  Sebelum kita lanjut, sebenarnya apa sih passion itu? Definisi Passion Menurut Kamus Merriem-Webster, passion adalah a strong liking or desire for or devotion to some activity, object, or concept. Kalo diterjemahin artinya kesukaan atau keinginan atau ketaatan yang kuat pada aktivitas, objek, atau konsep.  Dalam kata lain, passion bisa dibilang sebagai ketertarikan yang kuat terhadap sesuatu. Dalam konteks "hal yang dikejar untuk menuju kesuksesan", passion bisa berupa objek seperti teknologi atau benda antik, bisa juga berupa aktivitas misalnya olahraga atau bermusik. Trend yang...

Pengalaman Memulai Investasi, Tidak Sulit Kok!

Investasi . . . Yap, kata investasi memang terdengar menyeramkan, kesannya sulit dan rumit. Kesan mewah dan eksklusif juga melekat di kata investasi ini, seolah hanya orang-orang kaya dan berduit yang mampu untuk berinvestasi. Orang-orang dengan kemampuan finansial kurang atau menengah sepertinya tidak masuk di dalam ruang lingkup investasi. Pertanyaannya, benarkah begitu? Gue, sampai 2 tahun lalu, juga beranggapan seperti itu. Gue mikir investasi itu eksklusif dan hanya bisa dilakukan orang kaya. Sampai suatu ketika banyak bermunculan akun-akun yang mengedukasi mengenai finansial dan investasi serta muncul orang-orang yang "meracuni" gue untuk berinvestasi di inner circle gue.  Kebetulan salah satu mimpi terbesar gue adalah "tidak bekerja namun memiliki penghasilan yang sangat besar" atau bahasa gaul jaman sekarangnya itu adalah financial freedom . Mungkin sejak masa SMA, jauh sebelum financial freedom menjadi hype  seperti saat ini, kebeb...

Ramadan dan Lebaran di Negeri Sakura

“Allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar. Laa illaa ha illaallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahilhamd.” Suara takbir berkumandang, terdengar dari youtube. Ya maklum, masjidnya jauh. Anyway, selamat hari kemenangan, Idul Fitri 1440 H! Maaf lahir batin yaaa. Semoga amal ibadah kita semua diterima Allah swt. Aamiinn. Alhamdulillah, tahun ini pertama kalinya ngerasain puasa dan lebaran di tanah rantau, di negeri orang. Alhamdulillah juga jadi bisa ngerasain suasana yang totally beda dari suasana di Indonesia. Walaupun jadi sering sedih karena banyak yang dikangenin, pokoknya semua harus disyukuri ya, karena belum tentu bisa ketemu Ramadan dan ngerasain lebaran lagi tahun depan. Flashback dikit mau ceritain tentang Ramadan disini. Sebenarnya kisah suka duka pertama kali ngerasain Ramadan di Jepang udah pernah gue ceritain sih ya waktu wawancara bareng CNN Indonesia. Yang belum nonton, bisa nonton di https://youtu.be/hm_UJA9y9Y0 (pamer dikit boleh dong wkwkwk). Tapi gapap...

Unpopular Opinion: Overglorifikasi Travelling Masa Kini

"ayo travelling, kaku lo, masa di rumah terus kalo liburan" "ayo jalan-jalan pas long weekend ini, katanya travelling itu baik loh untuk kesehatan mental" "ayo kita ke raja ampat, bosen nih sama kerjaan" Pada saat ini, jargon-jargon dan ajakan travelling memang sering sekali terdengar atau bermunculan di media sosial. Tidak ketinggalan pula hasil jepretan di lokasi travelling yang terpampang di media sosial seolah mengajak kita untuk pergi ke tempat tersebut.  Bisnis-bisnis travelling pun semakin menjamur dengan tawaran-tawaran harga promo yang memikat. Tidak ketinggalan pula usaha pemerintah serta beberapa tokoh masyarakat yang seolah menggalakkan travelling. Anak-anak muda berbondong-bondong melakukan travelling, entah itu mendaki gunung, menyelami laut, atau pergi ke negeri seberang. Tidak gaul dan tidak eksis katanya kalau belum travelling. Pikirannya sempit dan mainnya kurang jauh juga katanya kalau jarang travelling. Seb...

Mengapa Kita Tidak Suka Damai? Babak Baru Pasca Pengumuman Pemilu 2019

Selepas pengumuman pemilu yang dilanjutkan dengan konferensi pers masing-masing presiden pada tanggal 21 Mei 2019 kemarin, babak baru dari pemilu 2019 ini pun dimulai. Seperti babak-babak sebelumnya, pemeran utama pada babak ini adalah rakyat.  Rakyat? Ya benar dugaanmu, rakyat yang sudah terpecah dan terbelah, anggota keluarga yang sudah tidak saling sepaham, atau teman yang sudah tidak lagi berteman baik. Rakyat yang sangat percaya kepada masing-masing junjungannya, entah 01 atau 02, tidak peduli seperti apa kebenarannya. Rakyat yang sudah merasa paling benar dengan pilihannya dan segala macam apapun yang dikatakan atau dilakukan oleh pilihannya.  Mendukung Oposisi? Mendukung Petahana? Rakyat memang memberikan warna berbeda pada pemilu kali ini, terutama menjadi pemeriah aksi elit politik. Pendukung oposisi dengan ketidakterimaannya terhadap hasil pemilu yang diduga banyak terjadi kecurangan, sedangkan pendukung petahana dengan kenyinyirannya terhadap...

Perspektif Wanita Jepang: Meninggalkan Pekerjaan Demi Anak? Ah Biasa

Memilih tidak bekerja demi mengurus anak? Mungkin hal tersebut tidak terdengar lazim untuk kalangan ibu-ibu di Indonesia, terutama kaum pro perempuan bekerja .  Ya emang berdasarkan pengamatan gue, di Indonesia saat ini ada 2 kubu ibu-ibu, yaitu ibu rumah tangga dan ibu bekerja/karir. Masing-masing kubu memiliki pandangan masing-masing yang menguatkan perannya, bahkan tidak jarang juga saling sindir dan memuji diri sendiri di medsos. Argumen "perempuan itu kodratnya di rumah," " lebih baik mengasuh anak sendiri dibandingkan dititipkan," serta segunung argumen lainnya menjadi penguat argumen para ibu rumah tangga. Di lain pihak argumen "perempuan tidak boleh dibatasi potensinya," "perempuan juga bisa berkontribusi," dan pelbagai argumen lain menjadi tolak pandangan para ibu bekerja. Gue sedikit banyak sering mendengar argumen-argumen tersebut, terutama di media sosial. Sepeti biasa, setiap pihak memang memiliki argumen masing-masi...

Investasi Syariah di Sukuk Tabungan (ST) - ST004

Pada masa sekarang, investasi sepertinya sudah menjadi kata yang diidolai oleh generasi muda. Hampir di setiap lingkungan atau lingkaran pertemanan pernah dibahas atau menyinggung mengenai investasi.  Ya kalo gak pernah berarti saatnya ganti lingkungan atau lingkaran pertemanan atau mungkin umur anda terlalu tua, hahaha, just kidding. Kata investasi sangat erat hubungannya dengan mendadak kaya, keuntungan sangat tinggi, tapi erat pula hubungannya dengan risiko tinggi, uang hilang, dan perjudian. Sering kita dengar cerita dimana orang mendadak kaya karena investasinya berhasil, tapi tidak jarang juga kita dengar ada yang menjual rumah atau tanahnya karena gagal investasi. Belum lagi cerita-cerita tentang investasi bodong, seperti koper*si lang** bir* atau pan**wa yang semakin memperburuk citra investasi tersebut. Nah sebenernya investasi itu gak seburuk itu kok. Ada loh pilihan-pilihan investasi yang tidak bodong, risikonya tidak tinggi (tentu dengan hasil yang tidak...